Payung Teduh,memang bikin teduh

Sudah sore,dan pelataran stage utama streat wear tour 2014 pun mulai dipadati muda mudi.

mereka muncul dari segala penjuru,pemandangan yang begitu bikin terheran,karna sebelumnya stage ini begitu kosong.usut punya usut ternyata sebentar lagi,bakal perform satu band yang memang sudah saya tunggu juga.yakni payung teduh.

Dulu…pertama denger lagu mereka itu berjudul Angin Pujaan Hujan, sebab akibatnya saya pun lupa,intinya saya suka sama warna musik mereka,sampai sampai video mereka  di youtube yang sedang perform,saya convert jadi mp3. agar bisa saya dengarkan lewat HP.karna memang waktu itu mereka masih indie,dan saya agak kesulitan buat nyari album mereka.

lagu lain yang sudah saya dengarkan juga adalah :  resah,berdua saja,tidurlah,Kita adalah Sisa Sisa Keikhlasan yang Tak Diikhlaskan,selain itu saya belum denger. nah dengan berbekal rasa itu,akhirnya saya pun semanget buat menyambangi event keren tahunan ini.

mulai rame

“JO! SORE INI GW SENENG BANGET JO”  teriak MC1 ke MC2

“KENAPA BRO”? | karna,dari kemaren kita berdua selalu ngomong sama paving block!,tapi sekarang orang beneran JO! | penonton pun riuh HAHAHAHAHAH

dari candaan tersebut bisa ketauan sih,kalo antusias penonton begitu wow untuk melihat payung teduh.

Setelah alat sudah ter set,muncul lah satu per satu personel payung teduh,dan sore itupun langsung teduh dengan dibawakannya lagu Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan

Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan

Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan

Comi

mas comi in action

Dan setelah satu lagu tuntas dilantunkan,ada teriakan dari belakang “DUDUK…DUDUK…DUDUK”

hah? duduk? maksudnya?  para penonton yang didepan pun saling pandang,masih seperti ogah ogahan.

tapi setelah sang vocalis merespon “Apa? yang didepan duduk? | IYAAAAAA | oke,yang didepan boleh kita duduk?

dan serentak para penonton yang didominasi halayak muda itu pun duduk

duduk...duduuuuk

duduk…duduuuuk

“buset kaya nabi aja yah pada nurut?”  celetuk candaan mas Is

Berhubung posisi saya lumayan di baris depan,maka,ketika posisi duduk,pandangan ke stage pun terhalang pagar 😦

terhalang pagar pembatas,keamanan,dan para fotografer

terhalang pagar pembatas,keamanan,dan para fotografer

kalau tahu akan duduk sila diatas paving blok begini,saya pun enggan berdiri dibarisan depan dan memilih agak tengah,agar viewnya tak terhalang.

pagar makan pandangan

pagar makan pandangan

tapi walaupun begini,pertunjukan payung teduh sore itu tetap bikin teduh hati,walaupun gak bawa gandengan,seperti yang di depan samping dan belakang saya,hiks.trompet

Melihat live performancenya membuktikan bahwa band ini memiliki karakteristik yang khas.Inilah musik anak negeri yang patut untuk diperhitungkan. Saya bangga kita masih mempunyai band bermusikalitas tinggi diantara band band yang cuma ngejar pasar.

tapi kembali lagi ke selera sih…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s