Main main ke ujung pulau jawa

Dulu,sekitar tahun 2010,saya membeli camera digital,namanya nikon coolpix L21,semenjak punya camera itu,saya dan motor saya (si vega),sering keliling gak jelas ke daerah daerah disekitaran provinsi banten.

Hingga suatu pagi dibulan januari 2011 saya putuskan untuk keliling gak jelas ke ujung pulau jawa bagian barat,yaitu daerah merak cilegon,disana ada tempat tempat yang bikin orang kampung seperti saya terkagum kagum.ada pelabuhan merak dengan kapal roronya yang gede,ada pembangkit listrik suralaya dengan cerobong asapnya yg menjulang ,dan tentu saja ada pabrik pabrik industri hulu,dan pemandangan perbukitan.

Berhubung rumah saya di daerah kasemen serang,jadi untuk menuju kesana saya bisa lewat jalan pintas,yang lebih cepet,yakni lewat belakang banten lama – tonjong tembus ke terate – jl bojonegara – pulo ampel – pulo rida – merak. lalu pulangnya lewat cilegon.jadi kalau diliat dari atas seolah olah memutari ujung pulau jawa walau pun cuma sebagian ujungnya doang sih 😀

rute

rute

Waktu itu ketika saya sampai tepat didepan PLTU suralaya,saya melihat satu bukit yang unik,,,,,hijau,puncaknya lancip,seperti piramid dan tanpa pohon.pokoknya saya terpana.merak_lancipDalam hati kecil saya : andaikan saya bisa naik ke puncaknya kayanya bagus, tapi lewat mana? bahaya tidak? apa boleh? mungkin itu daerah industri yang Restricted Area  …nah itu pemikiran saya tepat empat tahun yang lalu.

Sekarang 2015,dimana saya tertular virus traveling,gejalanya di instagram saya suka follow follow-in akun yang doyan ngebolang,nanjak,maen,nyebur,mantai,ngegunung pokoknya akun traveller.dari kegiatan tersebut saya menemukan bukit lancip hijau itu kembali!

ketemu lagiDan setelah liat galeri  dari hashtag #bukit #suralaya #merak atau #pulorida dll.

hasrat saya ingin nanjak ke puncak gunung hijau lancip itu bersemi kembali (ceileh hasrat) :D,dilihat dari gambarnya ternyata bukit itu boleh dinaiki,ternyata gak terisolir oleh industri! yes!

25 DESEMBER 2014

Setelah nanya lewat mana, kepada si empunya foto (untungnya jawab),saya pun berniat ke sana. *naikin vega

malu bertanya gak naik naik.

malu bertanya gak naik naik.

Ditengah perjalanan menuju bukit lancip, saya berhenti di 106° 3’47.68″E  altitude   5°53’12.44″S (pusing amat) pokoknya di daerah pulo ampel. saya behenti karna saya melihat dua orang anak  sedang ada di atas bukit, mereka terlihat hendak turun, dari situ saya nyimpulkan berarti bukit itu bisa dinaiki,dan sepertinya dari bukit tersebut viewnya indah,karna memang dekat laut…………..

sepertinya gak tinggi tinggi amat,dan kayanya dibawah sutet bagus tuh buat liat pemandangan

sepertinya gak tinggi tinggi amat,dan kayanya dibawah sutet bagus tuh buat liat pemandangan

Bismillahirohmanirrohim naik!…… tanpa pemanasan dan tanpa sepatu husus,saya pun sampai diatas (Dengan keringat yang menetes maklum jarang olahraga 😀 )

view dari atas bukit sutet

view dari atas *abaikan kabel sutetnya

haaaah pemandangannya………….. baguuuus.kalau saya orang pertama kali yang menemukan bukit ini,mungkin bakal saya beri nama  “BUKIT SUTET” karna memang ada menara sutet nya hahahaha

bukit sutet merak banten

Bukit sutet pulorida merak banten

Dari sini saya bisa liat pemandangan 360 derajat,duh bagus,jadi lupa tujuan saya sebenernya yaitu bukit lancip,yaudahlah nikmati pemandangan dulu,sambil istirahat juga.*ngos ngosan.

dikelilingi industri

Dikelilingi industri

diliat dari atas

ADA KAPAAAAAL! *noraknya kumat

ADA KAPAAAAAL! *noraknya kumat

ooooooh jadi gini kondisinya,aaaah ternyata……. memang paling enak kalau liat suatu daerah itu dari atas,kita bisa melihat semuanya tanpa terhalang tembok pagar yang menghalang. *beli helicopter*

MERAK_BUKIT SUTET4

bukit sutet ini kesananya lagi masih ada,tapi udah banyak pepohonan dan kayanya agak susah buat dilewatin (alesan,padahal takut)

MERAK_BUKIT SUTET3

lanjut?

lanjut?

Ketika berkeliling,saya  terkaget-kaget,saya menemukan…………menemukan………sebuah pohon! bukan pohon biasa! tapi…………….

Pohon berbuah rumah tawon!

Pohon berbuah  tawon!

Untungnya sang tawon sudah meninggalkan rumahnya tersebut,kalo masih ada…..entahlah.

Dari sini cerobong PLTU suralaya pun sudah terlihat

Dari sini cerobong PLTU suralaya pun sudah terlihat

hemmmmm i'm feel smaaaall

hemmmmm i’m feel smaaaall

Berhubung sudah agak sore,dan saya khawatir sama si vega dibawah sana,saya memutuskan untuk turun.

dadah bukit sutet.

dadah bukit sutet.

Perjalananpun saya lanjutkan,tapi……….. lagi lagi saya tergoda sama suatu pemandangan bukit,alhasil saya belok kiri.nama daerahnya masih pulo ampel.disini saya liat sekelilingnya perbukitan,pohon pohonnya mengingatkan saya sama game “empire earth” hahahaha bukitnya tuh keliatan gak serem banyak semak belukar,tapi kebun kacang.bagus deh 🙂

bukit

sayapun terus mengikuti jalan,hingga ketemu ini

Damai banget gak sih,main bola disini,hmmmm anak kecil itu enak banget yah,gak mikirin deadline kerjaan *eh

Damai banget gak sih main bola disini,anak kecil itu enak banget yah,gak mikirin deadline kerjaan atau patah hati  *eh malah ngelamun.

AAAH DAMAI

Yang saya suka dari perbukitan didaerah cilegon merak ini cuacanya gak dingin kaya daerah pegunungan,jadi kapan lagi bisa nikmatin dataran yang tinggi tapi gak dingin.(ini dataran tinggi bukan yah ? )

i love banten

i love banten

Saya pun nyoba masuk lebih jauh ke daerah ini,tapi ketemu jalan buntu,ahirnya balik lagi,dan lanjut menuju ke tujuan awal yaitu bukit lancip.

Sampai di kawasan PLTU suralaya

Sampai di kawasan PLTU suralaya

walaupun bukan pertama kalinya kesini,tapi tetep saya terkagum kagum sama PLTU ini,raksasa banget cerobongnya *mangap

cerobong asap suralaya

cerobongg

setelah dirasa puas mengagumi dan foto-foto sang cerobong (dan agak risih juga karna security ngeliatin mulu) saya pun lanjut ke si lancip.

tidak lama kemudian si lancip sudah terlihat

sudah terlihat

HAI UBAY! KETEMU (dari jauh) LAGI!!!

menurut petunjuk instagram saya harus  lewat kahal.saya pun mencarinya,ternyata bener ada tulisan Jl. Ki Kahal,ada pangkalan ojeknya dan ada minimarket.sayapun belok.sambil berjalan saya mencari jalan masuk buat menuju silancip,tapi saya tidak temukan,malah saya agak tersasar ke jalan yang malah menjauh dari si lancip.

jalan buntu

ujungnya mana nih?

ternyata kalau diliat dari sini gak lancip ding

saya salah jalan 😀

si vega dan silancip

si vega dan silancip

Sepertinya saya gagal lagi buat naik bukit lancip hijau ini 😦 dan memang sudah sore juga,

ada orangnyaterlihat  ada yang hendak turun

yaudahlah Insya Allah next time

suralayadari sini,saya bisa liat PLTU suralaya dari sudut berbeda.

Berhubung sudah mau maghrib ayo kita cari masjid!

dadah lancip

dadah lancip

Sambil mencari masjid,saya melewati tempat yang dulu saya pernah kunjungi juga (Siang -siang) ,tempatnya pinggir pantai,berhubung waktu magrib masih agak lama saya pun menyempatkan mampir,ternyata pemandangan senja disini amazing banget.

terlihat juga ada yang sedang menikmati sunset

dari kejauhan terlihat ada yang sedang menikmati sunset

setelah sampe dibibir pantai,ternyata sang matahari sudah ingin ke peraduannya,dengan cepat dan tanpa memperdulikan pandangan aneh orang orang,saya pun jeprat jepretin sang surya.

sunset

Subhanallah

kalau diingat ingat,sudah lama saya tidak melihat sunset dipantai,belakangan ini seringnya sunsetnya kelabu tertutup polusi baliho gedung jakarta,ternyata sang surya terasa besar sekali disini.

*tarik nafas dalam dalam*

*tarik nafas dalam dalam*

IMG_6993

walaupun bukan pantai berpasir atau nyiur yang melambai melainkan tangki-tangki industri,tapi saya merasakan perasaan damai disini.

hmmmmm damainya

langit berwarna emas

Tapi saya tidak bisa berlama lama disini,karna azan magrib sudah berkumandang,dan letak masjid yang lumayan jauh,jadi dengan ikhlas hati saya harus menyudahinya.

aaaaah sungguh indah ciptaanmu ini ya robb… semoga saya bisa lebih mengexplorenya amin

Iklan

12 thoughts on “Main main ke ujung pulau jawa

    • wah makasih gan,masih belepotan ini nulisnya,hihi maklum newbie

      iya gan alhamdulillah masih bisa sempat liat bukitnya,karna dibeberapa titik,bukit disini sudah diekploitasi diambil batunya.
      thanks gan sudah sudi mampir 😀 :toast:

      Suka

  1. Keren banget gambar-gambarnya, Bro.
    Terutama senja, matahari membulat, dan padang rumput yang tempat anak-anak main sepakbola itu: magis kerennya!
    Apalagi, itu Banten, dan saya jadi ingat kisah Krakatau. Bisa melihat Krakataukah dari sana?

    Suka

    • waaah thanks bro gara thanks a lot.
      untuk anak krakatau paling jelas diliat dari anyer bro (katanya)

      saya jadi merasa hina nih,orang serang tapi belum pernah ke anak krakatau hahahahaha
      bucket list nih! *catet
      thanks bro gara atas apresiasinya

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s